Sunarpos.com| Denpasar –
Dwijendra University kembali memperkuat networking dengan salah satu perwakilan negara sahabat yang ada di Denpasar yakni Consulate General Of Timor-Leste (Konsulat Jendral Timor Leste). Kerjasama ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara kedua negara dan memajukan pendidikan serta penelitian di bidang yang relevan.
Dalam upaya untuk meningkatkan kolaborasi internasional, Rektor Dwijendra University, Dr. Ir Gede Sedana, M.Sc.M.MA, dan Assistant Of Education Atache Bali, Mr. Marcelino Ximenez telah melakukan pertemuan untuk membahas potensi kerjasama ini. Pertemuan tersebut diadakan di Kantor Konsulat Jendral Timor Leste, Renon Denpasar.

Dalam pertemuan yang dilaksanakan pada hari Selasa 20 Juni 2023, Rektor Dwijendra University Dr. Ir Gede Sedana, M.Sc., M.M.A. yang didampingi oleh ketiga WR-nya menyampaikan Dwijendra University yang berada di bawah naungan Yayasan Dwijendra berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan juga pada pelestarian budaya Bali.
“Tujuan Dwijendra University untuk menjadi universitas yang mengglobal akan diperkuat dengan adanya kerjasama dua lembaga antar negara yaitu negara Indonesia dan Timor Leste”, tuturnya.
Mr. Marcelino Ximenez yang saat ini menjabat sebagai Assistant Of Education Atache Bali menyambut baik jalinan kerjasama tersebut dan siap berkolaborasi dengan Dwijendra University utamanya dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kedua pihak pun sepakat untuk melanjutkan pembicaraan lebih lanjut dan menjajaki kerangka kerjasama yang lebih konkrit.

Mr. Marcelino berharap kerjasama ini dapat memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Timor Leste. Beliau juga menekankan pentingnya pendidikan sebagai jembatan untuk memperdalam pemahaman dan persahabatan antara dua negara.
WR I Bidang Akademik Dwijendra University, Dr. Frysa menyampaikan juga banyaknya minat mahasiswa yang berasal dari Negara Timor Leste untuk melanjutkan studi di Dwijendra University sehingga membuka peluang adanya kerjasama dalam bidang pertukaran pelajar, perukaran dosen dan juga pemberian beasiswa kepada warga negara Timor Leste yang sedang melanjutkan studi di Dwijendra University.
“Hal ini, diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi mahasiswa dan dosen untuk mendapatkan pengalaman belajar dan mengajar di lingkungan yang berbeda”, ungkapnya.
Dr. Gede Sedana menyampaikan kegembiraannya terkait prospek kerjasama ini. Ia berharap kerjasama dengan Konsulat Timor Leste dapat membuka pintu bagi lebih banyak peluang kolaborasi dengan institusi di negara-negara lain di Asia Tenggara.
Dengan adanya upaya ini, Universitas Dwijendra berharap dapat memperluas jaringan kerjasama internasionalnya dan meningkatkan kualitas pendidikan yang diberikan kepada mahasiswanya. Kerjasama dengan Konsulat Timor Leste diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju kemitraan yang lebih luas antara kedua negara. [Win]















