Beranda / Opini / Strategi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Sekolah

Strategi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Sekolah

Oleh : Lidia Rambu Payi Jiara

                      Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi dan Bisnis Dwijendra University

Masalah penyalahgunaan narkoba merupakan salah satu tantangan terbesar yang kita hadapi saat ini, baik di sekolah , keluarga dan masyarakat . Tantangan tersebut tentu menjadi perhatian serius bagi pemerintah Indonesia. Pemerintah Indonesia terus berupaya untuk mewujudkan Indonesia bersinar( bersih narkoba)..Kasus penyalahgunaan narkoba di Indonesia pada kalangan anak remaja di sekolah tergolong tinggi. Upaya pencegahan narkoba sangat penting dan tidak hanya dapat dilakukan masif saja tetapi juga harus lebih agresif lagi. Perhatian khusus untuk kelompok remaja di sekolah sangat penting dilakukan. Hal ini disebabkan karena generasi tersebut merupakan aset bangsa yang menjadi penerus masa depan bangsa Indonesia. Kondisi ini tentu memerlukan perhatian khusus oleh keluarga dan sekolah. Untuk itu prasyarat utama untuk terhindar dari narkoba adalah dengan cara ” mencegah”.
Berdasarkan data dari Badan Narkotika Nasional (BNN), terdapat peningkatan prevalensi penyalagunaan narkoba dalam rentang usia 15 hingga 64 tahun. Pada tahun 2022 mengalami peningkatan menjadi 195 persen dibandingkan tahun 2019 sebesar 1,80 persen. Remaja juga termasuk dalam kelompok usia tersebut dan pada masa ini, remaja memasuki masa transisi dari usia anak-anak menuju dewasa.
Remaja memiliki rasa ingin tahu yang lebih besar untuk mencoba hal baru. Karena itu diperlukan edukasi dan bimbingan kepada remaja terkait bahaya narkoba dan sanksi pidana yang berlaku di Indonesia. Undang-undang no 39 tahun 2009 tentang Narkotika menjadi dasar pertimbangan pemerintah dalam penyerahan wewenang kepada BNN. Badan Narkotika Nasional merupakan lembag non-kementerian untuk mengemban tugas mewujudkan suatu tatanan masyarakat yang bebas narkoba. Oleh karena itu stategi pencegahan penyalahgunaan narkoba dilakukan guna melindungi serta menciptakan suatu tatanan masyarakat dan anak remaja yang bersih dari narkoba.
Kasus penyalahgunaan narkoba oleh remaja semakin meningkat dan sangat menghawatirkan. Efek yang ditimbulkan oleh penyalahgunaan narkoba ini secara umum yaitu dapat merangsang, mengacaukan dan juga menurunkan aktivitas susunan saraf pusat, Orang yang sudah mengalami ketergantungan narkoba, besar kemungkinannya akan mengalami kerusakan pada organ tubuhnya, yang pada akhirnya akan berakibat pada kematian. Penyebab penyalahgunaan narkoba ini biasanya berasal dari faktor individu, faktor sosial budaya dan juga dari faktor lainnya. Tapi yang paling utama terjadinya penyalahgunaan narkoba tentu karena peredarannya terjadi di mana-mana baik di pemukiman, di rumah sekolah, kampus, di jalanan, di warung-warung kecil dan lain sebagainya.
Adapun strategi pencegahan penyalahgunaan narkoba di sekolah dapat dilakukan melalui langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Melakukan pengamatan terhadap indikasi prilaku dan lingkungan sekolah terhadap gejala penyalahgunaan narkoba oleh siswa.
  2. Melaksanakan bimbingan keluarga di sekolah dalam upaya pencegahan penggunaan narkoba oleh siswa. Para orangtua atau keluarga diharapkan mempunyai perhatian terhadap kemungkinan penyalahgunaan nakoba.
  3. Bekerjasama dengan Badan Narkobauntuk melaksanakan bimbingan di sekolah terhadap siswa. Kerjasama dapat berupa kegiatan dan juga berupa meminjam media bimbingan atau alat peraga sehubungan dengan pencegahan penyalahgunaan narkoba.
  4. Melaksanakan layanan bimbingan dengan tujuan siswa mengerti apa yang dimaksu penyalahgunaan narkoba, mengenal jenis-jenis narkoba, mengetahui bahaya penyalahgunaan narkoba, bisa menghindari pemakaian/penggunaan narkoba.
    5 Mengoptimalkan peran guru Bimbingan dan Konseling dalam pencegahan serta melakukan pengawasan di sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *