Beranda / Berita / Pertanian berkelanjutan Menudukung Swasembada Pangan

Pertanian berkelanjutan Menudukung Swasembada Pangan

Denpasar, sunarpos.com

Swasembada  pangan memerlukan  kerja yang nyata dan harus berkelanjutan.  Berkelanjutan tidak lepas dari lahan yang harus dijaga seoptimal mungkin untuk mencapai tingkat produksi dan produktivitas yang tinggi. Untuk itu Fakultas Pertanian dan Bisnis Dwijendra University  berkolaborasi dengan Fakultas  Pertanian Universitas Udayana mengadakan kuliah umum pada hari senin,  3 maret 2025 bertempat di Ruang Rektorat Dwijendra University sebagai implementasi wujud kerjasama dengan tema”Mmendukung  Pertanian Berkelanjutan dari aspek Agroteknologi dan Agribisnis”. Sebagai Narasumber Prof. Dr. Gede Sedana, M.Sc., M.M.A Rektor Dwijendra University dan I Putu Sudiarta, SP., M.Si. Ph.D. merupakan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Udayana yang didampingi oleh Dr. A.A. Ayu Wulandira Sawitri Djlantik, SP.,MMA. Kordinator unit pengelola informasi dan kerjasama Fakultas Pertanian UNUD.

Putu Sudiarta mengungkapkan wujud pertanian berkelanjutan yaitu dengan menjaga ekosistem dari pestisida sintetis, yang diawali dari keprihatinannya terhadap petani yang sering menggunakan pestisida sintetis secara berlebihan sehingga akan menyebabkan lingkungan tercemar yang berimbas juga terhadap keberlanjutan budidaya pertanian.  Solusi yang ditawarkan dengan memanfaatkan musuh alami yang ada pada alam lingkungan sekitar melalui biopestisida dalam mengendalikan hama dan penyakit tumbuhan. Pestisida ini dengan memanfaatkan organisme hidup secara alamiah seperti hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme atau produk yang dihasilkan oleh mikroorganisme yang dapat digunakan untuk mengendalikan hama, patogen tanaman dan gulma, sehingga dapat mendukung swasembada pangan secara berkelanjutan.

Prof. Dr. Ir. Gede Sedana, M.Sc., MMA mengungkapkan pembangunan pertanian diawali dengan proses produksi tanaman dan hewan, lahan, petani dengan mempertimbangkan biaya yang dikeluarkan dan penerimaan yang diperoleh. Peran pertanian sangat penting sebagai penyedia pangan, tenaga kerja, bahan baku industri, dan menambah devisa negara. Gede Sedana juga mengatakan bahwa permasalahan pertanian selama ini juga sangat komplek mulai dari iklim yang tidak menentu, alih fungsi lahan, teknologi, kebijakan pemerintah, dan degradasi lahan. Hal yang perlu dilakukan supaya bisa berkelanjutan secara inclusive yaitu dengan peningkatan produksi,  pendapatan dan penjagaan ekologi yang baik.

Dekan Fakultas Pertanian dan Bisnis Dwijendra University Dr. Ni Made Intan Maulina, SP.,MP. dalam pandangannya pertanian berkelanjutan bukan hanya semata dari aspek lingkungan saja. Perlu solusi yang baik dalam peningkatan produksi tanaman seperti melakukan sekolah lapang usahatani bagi kelompoktani, perbaikan irigasi yang telah rusak, penyuluhan pertanian yang rutin, dan tumpangsari untuk mendapatkan Indeks Pertanaman yang lebih tinggi tutupnya yang selanjutnya diteruskan dengan penandatanganan MOA. (Surata).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *