Dwijendra University tidak akan pernah berhenti untuk berpartisipasi di dalam mewujudkan program Bali Hijau seperti yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Bali pada Peta Jalan Ekonomi Kerthi Bali menuju Bali Era Baru: Hijau, Tangguh, Sejahtera. Demikian disampaikan oleh Rektor Dwijendra, Gede Sedana, seusai acara Penandatangan MoU antara Bupati Gianyar dengan Rektor Dwijendra dan penyerahan bibit tanaman untuk penghijauan pada hari Jumat, 14 Januari 2022 di Pusat Pemerintahan Kecamatan Payangan. Kegiatan penghijauan difokuskan pada dua desa, yaitu Desa Puhu dan Desa Kerta dengan jenis tanaman Mahoni dan Senggon sebanyak 2.000 bibit yang merupakan rangkaian perayaan hari ulang tahun ke 69 Yayasan Dwijendra.
Bupati Gianyar dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten I Setda Gianyar mengungkapkan bahwa kerjasama yang akan dilakukan Bersama dengan Universitas Dwijendra diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan di kabupaten Gianyar, terutama yang berkaitan dengan adat dan budaya, ekonomi dan lingkungan, khususnya di Kawasan hulu, yaitu Kecamatan Payangan. Bahkan disampaikan juga bahwa Bupati dan jajarannya bersedia untuk mendukung penyelenggaraan akademik guna mewujudkan tujuan program mencerdaskan warga masyarakat.
Sementara itu, Dr. I Ketut Wirawan, SH. M.Hum. selaku Ketua Yayasan dalam sambutannya menyatakan bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk kegiatan untuk mewujudkan Visi dan Misi Yayasan Dwijendra, yang mana saat ini diselenggarakan oleh unit perguruan tinggi kami, yaitu Universitas Dwijendra melaluji penghijauan. Kami dari Yayasan Dwijendra akan senantiasa mendukung program pemerintah Kabupaten Gianyar, sebagai bentuk dari bakti kami kepada catur guru, yaitu Guru Swadiaya, Guru Rupaka, Guru Pengajian dan Guru Wisesa, yaitu melalui berbagai kegiatan akademik dan non-akademik, tambahnya. Selain itu, kegiatan pelestarian dan pengembangan budaya dan adat Bali tetap menjadi bagian kegiatan kami, seperti sastra dan aksara Bali, berbagai ragam banten yang didasarkan pada adat dan Agama Hindu, budaya pertanian, arsitektur tradisional Bali termasuk hukum Adat Bali yang sesuai dengan visi Yayasan Dwijendra yaitu “Menginsafkan dan Memberikan Penerangan-Penerangan Berkenaan dengan Soal-Soal Agama, terutama Agama HINDU Bali Kepada pemeluk-pemeluknya dan Kebudayaan beserta Kesusastraannya”.
Bibit-bibit tanaman diserahkan secara langsung oleh Ketua Yayasan Dwijendra kepada Bupati dan diteruskan kepada Camat Payangan dan kepala Desa Puhu dan Payangan dengan harapan untuk dapat mendukung penyelamatan lingkungan alam di kawasan hulu berkenaan dengan sumber daya air, tanah dan udara. Kegiatan penghijauan ini dilakukan melalui kerjasama dengan DPC Kerukunan Himpunan Tani Indonesia Kabupaten Gianyar, imbuh Gede Sedana. (Maulin).
Dwijendra University Dukung Program Bali Hijau di Kecamatan Payangan, Gianyar















