Kembangkan Institusi, Dwijendra University Bahas Pembukaan Prodi Baru dalam Rapat Senat

Denpasar, 16 Januari 2024. Senat Universitas Dwijendra mengadakan rapat senat pada hari Selasa, 16 Januari 2024 bertempat di ruang rapat Universitas Dwijendra di Gedung A lantai 3 dengan agenda utama dalam rapat adalah “mempertimbangkan Pembukaan Program Profesi Guru (PPG) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Demikian disampaikan oleh Dr. Frysa Wiriantari seusai rapat senat yang dihadiri oleh seluruh anggota. Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Senat, Prof. Gede Sedana menyampaikan beberapa hal yang wajib dipersiapkan oleh masing-masing fakultas yang akan mengajukan usulan untuk membuka program studi baru selain PPG PGSD. Dalam sambutan Ketua Senat mengharapkan agar seluruh panitia pembentukan PPG dan Pembentukan Prodi Baru mengikuti rambu- rambu dan peraturan perundangan yang telah ditetapkan. Selain itu, panitia agar segera melakukan konsultasi dengan pihak Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LDIKTI) Wilayah 8 guna memperoleh bimbingan teknis dalam persiapannya.


Universitas Dwijendra sebagai lembaga pendidikan tinggi selalu berusaha untuk menyelaraskan prodi-prodi yang ada dengan kebutuhan dunia kerja dan dunia industri agar semua lulusan nantinya terserap dalam lapangan kerja. Untuk itu PPG dan prodi-prodi yang akan dibentuk harus didahului dengan studi kelayakan dan analisis kebutuhan, ungkap Drs. I Made Sila, M.Pd. selaku anggota Senat Universitas. Sementara itu, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Dr. I Ketut Suar Adnyana menyampaikan secara ringkas materi proposal pembentukan PPG Pendidikan Guru Sekolah Dasar ( PGSD ), dan dilanjutkan dengan paparan dari Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi dan Bisnis yang berencana membuka Prodi Destinasi Pariwisata dan Bisnis, dan Dekan Fakultas Teknik, Arya Bagus Mahadwijati Wijaatmaja, ST.MT. memaparkan rencana pembukaan Pendidikan Profesi Arsitek. Berbagai potensi dan tantangan ke depan telah disampaikan dan disdiskusikan dalam rapat senat guna diperoleh gambaran yang lebih jelas terhadap masing-masing Prodi yang akan dibuka.


Dalam rapat senat terungkap bahwa pembukaan PPG Pendidikan Guru Sekolah Dasar memiliki prospek yang sangat baik mengingat kebutuhan guru-guru SD masih sangat banyak dan sebagian guru SD maupun tamatan Sarjana PGSD belum memiliki sertifikat pendidik. Diharapkan dengan dibukanya PPG Pendidikan Guru Sekolah Dasar akan dapat menampung peserta PPG khususnya yang ada di Bali, dan Indonesia pada umummnya. Sedangkan pembukaan Prodi Destinasi Pariwisata dan bisnis akan memberikan peluang yang sangat besar bagi generasi muda yang ingin berkarya di dunia pariwisata, mengingat Bali sebagai daerah tujuan wisata terbaik di dunia. Demikian pula Pendidikan Profesi Arsitek juga merupakan salah satu Pendidikan yang dibutuhkan oleh para arsitek yang telah lulus dari berbagai perguruan tinggi di Bali dan Indonesia. Setelah melalui diskusi dan menerima berbagai masukan dan saran akhirnya seluruh anggota senat menyetujui pembukaan PPG Pendidikan Guru Sekolah Dasar dan Prodi Pariwisata dan Bisnis termasuk Pendidikan Profesi Arsitek. Bahkan jika dimungkinkan, diperlukan juga untuk membuka Prodi Bisnis Digital yang menjadi salah satu Pendidikan yang sedang digandrungi oleh Masyarakat. 

(Sila).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *