Kerjasama Dwijendra University: Membangun Budaya Sejak Usia Dini di Desa Padansambian Kaje, Denpasar

Sunarpos.com| Denpasar| Sejalan dengan visi Yayasan Dwijendra yang menekankan pada budaya Bali dan kesusastraannya, diwujudnyatakan oleh Rektor Dwijendra University melalui kerjasama dengan Pengempon Pura Dalem Srogsogan, dan SDN 8 Padangsambian Kaje yang ditandatangani pada hari Senin, 26 Desember 2022 bertempat di Wantilan Pura Dalem Srogsogan.

Gede Sedana selaku Rektor Dwijendra mengungkapkan bahwa kerjasama yang dilakukan untuk membangun budaya Bali sejak usia dini, yaitu siswa SDN 8. Dalam sambutannya, Sedana mengajak anak-anak untuk belajar secara baik terkait aksara Bali seperti menulis, membaca dan mesatue Bali karena keberadaan aksara di Bali menunjukkan adanya peradaban yang tinggi telah dimiliki oleh orang Bali. Pada kesempatan tersebut Sedana yang didampingi oleh Dekan FKIP, Dr. I Made Kartika dan WR3 Drs. I Made Sutika, M.Si. merasa optimis untuk membangun budaya Bali dengan melihat antusias para siswa dalam acara pembukaan yang dibarengi dengan pemukulan gong bersana-sama dengan Bendesa Padangsambian.

Dr. I Made Kartika yang didampingi oleh Drs. I Nengah Sudiarta menambahkan bahwa kegiatan pengembangan budaya melalui Pasraman dan Sanggar yang dimilki oleh Yayasan Dwijendra akan dilakukan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang signifikan bagi para siswa di lingkungan Desa Padangsambian Kaja. Acara diakhiri dengan foto bersama antara siswa, guru, prajuru desa, pengempon pura dan para dosen Dwijendra. (Maulin).

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *