PENGUATAN PERILAKU MAHASISWA MELALUI PRAKTEK KERJA LAPANGAN (PKL)

Peningkatan perilaku yang meliputi pengetahuan, sikap dan keterampilan sangat penting bagi mahasiswa akhir yang akan terjun dalam dunia kerja dan dunia usaha. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Fakultas Pertanian dan Bisnis Dwijendra University adalah melalui Praktek Kerja Lapangan (PKL).

PKL akan dilaksanakan mulai hari Jumat, tanggal 1 april 2022, bertempat di Subak Anggabaya, Kelurahan Penatih, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar.
Sebelum terjun kelapangan perlu dilakukan pembekalan supaya apa yang dilakukan Mahasiswa di lapangan menjadi terarah dan terukur sesuai dengan tujuan dan manfaatnya.
Pembekalan PKL dilaksanakan pada hari senin, tanggal 28 Maret 2022, bertempat di kampus Dwijendra University dengan tetap menjaga protokol kesehatan yang sangat ketat, diikuti oleh 38 mahasiswa dari Prodi Agribisnis dan Prodi Agroteknologi, dengan menghadirkan pembicara Dr. Ir.Gede Sedana M.Sc.,M.M.A, yaitu Rektor Dwijendra University, yang ahli dalam bidang ekonomi pertanian, dan berpengalaman sebagai motivator pelaksanaan bimtek bimtek secara nasional dan internasional.
Pembekalan PKL ini dibuka oleh Dekan Fakultas Pertanian dan Bisnis, Dwijendra University Dr. Ir.Ni Ketut Karyati, M.P., didampingi oleh Kaprodi Agribisnis Kadek Ayu Charisma Julia Dewi, S.P.,M.P, Kaprodi Agroteknologi Made Mika Mega Astuthi, S.P., M.P dan beberapa perwakilan dosen. Ni Ketut Karyati menekankan PKL ini wajib dilaksanakan karena merupakan tuntutan kurikulum dan memiliki tujuan untuk mengajak mahasiswa lebih mengenal dunia luar, dapat pengalaman secara praktis serta memiliki jiwa yang profesional, kreatif, inovatif untuk bekal di luar kampus.
di samping itu PKL yang dilaksanakan oleh mahasiswa Fakultas Pertanian dan Bisnis, Dwijendra University dalam rangka menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan, keterampilan dan etos kerja yang sesuai dengan tuntutan dunia kerja, meningkatkan disiplin kerja. Malalui PKL ini juga akan menambah pengalaman dan wawasan siswa, sehingga kesiapan siswa akan menjadi lebih baik.
Menurut Dr. Ir.Gede Sedana M.Sc.,M.M.A, pelaksanaan PKL ini bertujuan untuk memberi bekal yaitu berupa pengetahuan. Bekal pengetahuan yang diharapkan untuk mahasiswa yaitu pandai bertanya dengan petani atau masyarakat. Oleh karenanya perlu membuat suatu perencanaan yang dikenal dengan istilah 5 W dan 1 H; yaitu What : apa tujuan yang hendak diperoleh dari mahasiswa kelapangan?, Why : kenapa hal tersebut menjadi tujuan mahasiswa kelapangan?, Where : dimanakah lokasi yang paling pas untuk mencapai tujuan tersebut?, When: kapankah pekerjaan harus dilakukan untuk mencapai tujuan?, Who berarti siapa saja orang yang tepat untuk melakukan pekerjaan yang berkaitan dengan tujuan mahasiswa?, serta How berarti bagaimana cara yang paling tepat untuk melakukan pekerjaan dalam upaya mencapai tujuan mahasiswa?.
Gede Sedana juga mengatakan mahasiswa perlu melakukan perencanaan program penyuluhan ditingkat kelompok tani yang akan dijadikan tempat PKL melalui beberapa tahapan mulai dari pengumpulan data keadaan, analisa data dan evaluasi, identifikasi masalah, pemilihan masalah yang ingin dipecahkan, sasaran yang hendak dicapai, perumusan alternative pemecahan masalah, penetapan cara mencapai tujuan, pelaksanaan kegiatan, perumusan rencana evaluasi, dan rekonsiderasi. Apabila tahapan ini telah diterapkan dengan baik niscaya penyusunan programa penyuluhan ini akan berjalan dengan baik.
Pembekalan PKL ini diikuti dengan sangat auntusias oleh para mahasiswa, dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan pertanyaan yang diajukan mengenai hal-hal apa yang seharusnya dilakukan pada tingkat lapangan, penyusunan laporan dan juga ketekunan mahasiswa mengikuti pembekalan ini sampai selesai (Surata).

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *