Guna Percepat Kenaikan Jabatan Fungsional Dosen, Dwijendra University Gelar Bimtek  

Sunarpos.com | Denpasar– Dwijendra University menggelar kegiatan Bimbingan Teknis  (Bimtek) Pengurusan Jabatan Fungsional Dosen. Kegiatan tersebut digelar di Aula Udiyana Santhi Yayasan Dwijendra, Senin (28/03/2022). Kegiatan ini diikuti oleh 65 peserta yang sebagaian besar dosen muda Dwijendra University.

Rektor Dwijendra University, Dr. Ir. Gede Sedana, M.Sc.M.MA  dalam sambutannya menjelaskan latar belakang kegiatan ini untuk mendorong dosen muda segera mengurus jabatan fungsionalnya.

 “Kedepannya Dwijendra University memiliki tantangan besar, mengingat di Tahun 2025 sebagain besar dosen DPK dari LLDikti Wilayah VIII akan memasuki purna tugas. tentu jika hal ini tidak dipersiapkan dengan baik maka akan terjadi kejomplangan jabatan fungsional dosen, terutama Lektor Kepala. Oleh karena itu saya mendorong dosen-dosen untuk segera mengurus jabatan fungsional dan melanjutkan studi kejenjang doktoral. Selain itu, saya juga memiliki harapan kita dapat berkompetisi secara nasional maupun internasional di berbagai scheme baik di bidang penelitian maupun pengabdian masyarakat dan lebih dari itu semua agar akreditasi perguruan tinggi kita akan lebih bagus”, jelas rektor dalam membuka acara.

Kegiatan bimtek ini menghadirkan tiga orang narasumber dari LLDikti Wilayah VIII, yaitu: Pande Putu Suryadinata, S.Si., M.Par., Made Juliasa, S.T., M.M., dan A.A. Gde Gria Pemecutan, S.E. M.M.yang kesehariannya membidang pengajuan jabatan fungsional dan inpasing dosen.

Salah satu cara untuk mendapatkan jabatan fungsional lektor kepala adalah dengan cara melaksankan tri darma perguruan tinggi. Bapak Pande selaku narasumber kegiatan mendorong para dosen untuk mempublikasikan karyanya sesuai bidang ilmunya.

“Bapak dan ibu yang sudah terjun menjadi dosen, tugasnya adalah menjalankan tri darma Perguruan Tinggi dan darma yang kedua yaitu penelitian agar mengkaji sesuai bidang ilmu serta mempublikasikannya di jurnal-jurnal”, ungkapnya.

Setelah pemaparan materi, kegiatan disusul dengan diskusi. Dalam diskusi tersebut dihasilkan beberapa rumusan, diantaranya untuk mendapatkan jabatan fungsional lektor kepala, para dosen harus memenuhi angka kredit tertentu yang didapatkan dari mengajar, menjadi pembimbing mahasiswa dan juga penelitian. Penilaian angka kredit sebelum diajukan ke LLDikti  wajib dinilai oleh tim penilai jafung internal PT dan para dosen harus memenuhi syarat-syarat tertentu untuk mendapatkan angka kredit.

Para peserta dengan antusias mengikuti diskusi hingga berakhirnya acara. Selain itu, rektor juga berharap dengan diadakannya bimbingan teknis ini, diharapkan agar muncul kesadaran dan semangat di antara dosen-dosen untuk melakukan kenaikan jabatan fungsional agar kesempatan kampus untuk berkompetisi semakin terbuka lebar.

“Mudah-mudahan dari hasil bimtek ini muncul semangat baru, kesadaran baru, ketrampilan baru dari kita semua untuk mengurus kenaikan  jabatan fungsinonal sehingga kesempatan untuk berkompetisi baik secara nasional maupun internasional semakin terbuka” harapnya (Astra)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *